Skr - TS
PERANCANGAN ULANG STRUKTUR GEDUNG FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA DENGAN METODE SRPMM
Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia, Universitas Gadjah Mada semakin berkembang dari hari kehari. Mulai dari sumber daya manusianya yaitu dosen pengajar, mahasiswa, dan karyawan, hingga perbaikan lingkungan di sekitar Universitas tersebut. Namun, dalam proses menuju perbaikan tersebut, tidak jarang dihadang berbagai kendala. Salah satu kendala yang dihadapi oleh Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada adalah terjadinya ketidak seimbangan antara jumlah mahasiswa dengan jumlah ruang kelas yang tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pun bergerak untuk segera menuntaskan permasalahan di atas. Satu cara yang terpikir adalah menyediakan ruang kelas tambahan bagi mahasiswa yang ada dengan mendirikan dua gedung besar yang dibatasi oleh sebuah dilatasi. Sehingga dengan adanya dilatasi maka dalam Tugas Akhir ini penulis tertarik untuk merancang ulang gedung tersebut dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM).
Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada terdiri dari 6 lantai dengan panjang 78,5 m, lebar 18 m dan tinggi 27,12 m. Dalam Tugas Akhir ini penulis mempelajari bagaimana untuk merancang ulang Struktur pada gedung tersebut, dengan Analisis struktur gedung menggunakan bantuan program SAP2000 versi 7.42 dan ETABS versi 7.10 Adapun program SAP2000 versi 7.42 digunakan untuk menghitung gaya yang bekerja pada rangka atap dan tangga, sedangkan program ETABS versi 7.10 digunakan untuk menghitung gaya yang bekerja pada pelat lantai, balok dan kolom.
Dengan tinjauan 3 dimensi sehingga dihasilkan gaya aksial, gaya geser dan momen. Perancangan ulang struktur meliputi perancangan balok dan kolom. Beban yang dianalisis meliputi beban mati, beban hidup dan beban gempa. Mutu beton f’c = 25 MPa, mutu baja tulangan longitudinal fy = 400 MPa sedangkan untuk tulangan sengkang fy = 400 MPa. Bangunan terletak pada wilayah gempa zone 3, tanah sedang dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). yang mengacuh pada Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung SNI 03 – 2847 – 2002. Analisis beban gempa dihitung secara otomatis oleh program ETABS versi 7.10 dengan cara statik ekuivalen dan mengacu pada Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung SNI 03 – 1726 – 2003. Perancangan dimensi dan penulangan komponen struktur mengacu pada data asli struktur bangunan gedung tersebut.
Hasil perancangan penulangan lentur balok di tumpuan dan lapangan lebih hemat 7,05% dan perbandingan penulangan geser balok pada perancangan ulang sesuai perancangan awal. Sedangkan perancangan penulangan lentur kolom lebih boros 8,33% dan perbandingan penulangan geser kolom pada perancangan ulang sesuai dengan perancangan awal
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain