PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK ZEOLIT SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN HRS-WC (Hot Rolled Sheet-Wearing Course)
Jalan merupakan salah satu prasarana perhubungan darat yang sangat penting. Di Indonesia jenis perkerasan jalan yang sering digunakan yaitu jenis perkerasan lentur yang disusun dari bahan aspal,agregat kasar, agregat halus, filler dan atau dengan bahan tambah. Bahan tambah merupakan bahan atau material yang ditambahkan kedalam campuran selain bahan dasar (agregat dan aspal) dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas campuran itu sendiri. Dalam penelitian ini digunakan bahan tambah berupa serbuk zeolit yang lolos saringan No.200 sehingga akan dapat diketahui sejauh mana serbuk zeolit ini dapat digunakan sebagai bahan tambah pada campuran HRS-WC (Hot Rolled Sheet-Wearing Course) yang ditinjau dari sifat-sifat Marshallnya.
Terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan bahan meliputi pemeriksaan aspal, agregat kasar, agregat halus, filler dan bahan tambah serbuk zeolit. Jika hasil pemeriksaan bahan tersebut sudah sesuai dengan persyaratan Depkimpraswil 2002 maka penelitian dapat dilanjutkan dengan uji Marshall, yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama membuat 15 benda uji campuran normal dengan variasi kadar aspal yaitu 5.0%, 5.5%, 6.0%, 6.5%, 7.0% masing-masing sebanyak 3 buah, sedangkan penelitian tahap kedua yaitu membuat 15 benda uji masing-masing sebanyak 3 buah benda uji yang ditambahkan serbuk zeolit dengan variasi 1.0%, 1.5%, 2.0%, 2.5%, 3.0%. Hasil uji Marshall campuran normal maupun campuran yang menggunakan bahan tambah kemudian dibandingkan untuk mengetahui perbedaan kadar aspal optimum, Density, VFA, VIM, VMA, Stabilitas, Flow, dan Marshall Quotient.
Dari hasil penelitian campuran HRS-WC normal, diperoleh kadar aspal optimum 6,75%, nilai density 2,319gr/cc, nilai VFA 70,716%, nilai VIM 5,284%, nilai stabilitas 2769,870kg, nilai Flow 5,133mm, dan nilai Marshall Quontient 503,379kg/mm. Sedang campuran HRS-WC dengan bahan tambah serbuk zeolit diperoleh kadar bahan tambah optimum 2,125%, nilai density 2,321gr/cc, nilai VFA 72,898%, nilai VIM 4,690%, nilai stabilitas 3373,298kg, nilai Flow 3,637mm, dan nilai Marshall Quotient 814,198kg/mm.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain