PENGGUNAAN BATU BASALT (BATU API) DARI KOTA SORONG PAPUA SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN HRS-B
Hot Rolled Sheet Base atau yang sering dikenal dengan nama HRS-B adalah salah satu dari jenis konstruksi lapis keras dengan campuran yang terdiri dari aspal keras, agregat baik kasar maupun halus serta filler yang bergradasi timpang yang dicampur dalam keadaan panas, kemudian dihamparkan dan dipadatkan pada suhu tertentu. Dalam perencanaan dan pelaksanaan dilapangan, perkerasan jalan pada dasarnya bahan yang digunakan sama dengan bahan-bahan konstruksi lainnya. Iklim pada daerah tropis seperti di Indonesia mengakibatkan timbulnya berbagai masalah dalam konstruksi perkerasan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, hususnya dalam dunia Teknik Sipil maka banyak sekali caracara yang digunakan untuk memperbaiki kualitas dari konstruksi perkerasan. Pada penilitian ini, peneliti mencoba Untuk menggunakan agregat kasar (Batu Basalt) dari Kota Sorong dengan harapan akan mendapatkan suatu hasil yang nantinya akan bermanfaat dalam konstruksi lapis keras khususnya pada campuan HRS-B.
Untuk mengetahui sejauh mana agregat kasar dari Kota Sorong pada campuran HRS-B, maka penelitian dilakukan dengan cara pengujian Marshall. Benda uji yang Digunakan adalah benda uji normal dengan variasi kadar aspal 6.0 %, 6.5 %, 7.0 %, 7.5 %, 8,0 % masing-masing variasi dibuat 3 buah benda uji sehingga benda uji batu kali berjumlah 15 buah benda uji. Demikian juga benda uji dengan agregat kasar (Batu Basalt) dari Kota Sorong.
Dengan melihat hasil uji Marshall yang dilakukan didapat nilai kadar aspal optimum untuk campuran HRS-B batu kali sebesar 6.9 % dan HRS-B batu basalt sebesar 7.15 %. Berikut berturut-turut didapat nilai density 2,260 gr/cc dan 2,240 gr/cc, VFWA 64,47 % dan 63,00 %, VITM 6,32 % dan 7,0 %, stabilitas 2700 kg dan 3090 kg, Flow 4,50 mm dan 4,01 mm, Marshall Quotient 650 kg/mm dan 850 kg/mm. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dengan dibandingkan kedua jenis campuran maka secara teknis agregat kasar (Batu Basalt), dari Kota Sorong sebagai pengganti agregat kasar memenuhi persyaratan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain