PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

PENGGUNAAN BATU BASALT (BATU API) DARI KOTA SORONG PAPUA SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN HRS-B

WAY, Paulus Marselus / Alumni FT - Nama Orang;

Hot Rolled Sheet Base atau yang sering dikenal dengan nama HRS-B adalah salah satu dari jenis konstruksi lapis keras dengan campuran yang terdiri dari aspal keras, agregat baik kasar maupun halus serta filler yang bergradasi timpang yang dicampur dalam keadaan panas, kemudian dihamparkan dan dipadatkan pada suhu tertentu. Dalam perencanaan dan pelaksanaan dilapangan, perkerasan jalan pada dasarnya bahan yang digunakan sama dengan bahan-bahan konstruksi lainnya. Iklim pada daerah tropis seperti di Indonesia mengakibatkan timbulnya berbagai masalah dalam konstruksi perkerasan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, hususnya dalam dunia Teknik Sipil maka banyak sekali caracara yang digunakan untuk memperbaiki kualitas dari konstruksi perkerasan. Pada penilitian ini, peneliti mencoba Untuk menggunakan agregat kasar (Batu Basalt) dari Kota Sorong dengan harapan akan mendapatkan suatu hasil yang nantinya akan bermanfaat dalam konstruksi lapis keras khususnya pada campuan HRS-B.
Untuk mengetahui sejauh mana agregat kasar dari Kota Sorong pada campuran HRS-B, maka penelitian dilakukan dengan cara pengujian Marshall. Benda uji yang Digunakan adalah benda uji normal dengan variasi kadar aspal 6.0 %, 6.5 %, 7.0 %, 7.5 %, 8,0 % masing-masing variasi dibuat 3 buah benda uji sehingga benda uji batu kali berjumlah 15 buah benda uji. Demikian juga benda uji dengan agregat kasar (Batu Basalt) dari Kota Sorong.
Dengan melihat hasil uji Marshall yang dilakukan didapat nilai kadar aspal optimum untuk campuran HRS-B batu kali sebesar 6.9 % dan HRS-B batu basalt sebesar 7.15 %. Berikut berturut-turut didapat nilai density 2,260 gr/cc dan 2,240 gr/cc, VFWA 64,47 % dan 63,00 %, VITM 6,32 % dan 7,0 %, stabilitas 2700 kg dan 3090 kg, Flow 4,50 mm dan 4,01 mm, Marshall Quotient 650 kg/mm dan 850 kg/mm. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dengan dibandingkan kedua jenis campuran maka secara teknis agregat kasar (Batu Basalt), dari Kota Sorong sebagai pengganti agregat kasar memenuhi persyaratan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
620.196 Way p
Penerbit
Yogyakarta : UJB - Fak. Teknik / Teknik Sipil., 2011
Deskripsi Fisik
90h.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
620.196
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Material teknik, material bahan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PENGGUNAAN BATU BASALT (BATU API) DARI KOTA SORONG PAPUA SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN HRS-B
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik