ANALISIS PERBANDINGAN KOEFISIEN TENAGA KERJA DAN BIAYA DALAM PELAKSANAAN PROYEK K ONSTRUKSI DENGAN SNI (STANDAR NASIONAL INDONESIA)
INTISARI
Sebuah pekerjaan konstruki yang telah selesai dibuat adalah hasil dari kombinasi beberapa kegiatan. Sesuai dengan judul analisis perbandingan keofisien tenaga kerja dan biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi dengan SNI. Didalam mencari nilai koefisien terlebih dahulu melakukan pengamatan dilapangan untuk mendapatkan nilai perbandingan antara koefisien dilapangan dan menghitung biaya dari pekerjaan ini. Kemudian membandingkan dengan SNI yang telah ditetapkan oleh pihak dari Bina Marga, sehingga mendapatkan penyelesaian suatu pekerjaan sesuai dengan perbandingan tersebut.
. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang perbandingan koefisien tenaga kerja dalam pelaksanaan proyek konsrtuksi dengan SNI 028/T/BM/1995, menurut persepsi kontraktor dan mendapatkan analisis perbandingan biaya menurut persepsi lapangan dengan SNI 028/T/BM/1995
Dari hasil pengamatan diatas diperoleh tenaga kerja untuk nilai koefisien lapangan lebih renda dari SNI, ini menyimpulkan bahwa pelaksaan pelelangan (kontraktor) telah melakukan sesuatu yang kongkrit didalam usaha untuk memenangkan pelelangan (strategi untuk memenangkan didalam tahaapan pelelangan).adapun perbedaan nilai koefisien dengan SNI adalah sebagai berikut :
1. koefisien tenaga kerja dilapangan. Pada pekerjaan penyiapan badan jalan. Mandor = 0.004. Pekerja = 0.021. Operator = 0.004. Analisa SNI. Mandor = 0.0050. pekerja = 0.0521. Operator = 0.0050
2. koefisien tenaga kerja dilapangan. Pada pekerjaan Lapis Pondasi Agregat B. Mandor = 0.0120. Pekerja = 0.0721. Operator = 0.0120. Analisa SNI. Mandor = 0.0282. pekerja = 0.0949. Operator = 0.0117.
3. koefisien tenaga kerja dilapangan. Pada pekerjaan Lapis Perekat. Mandor = 0.0026. Pekerja = 0.0187. Operator = 0.0026. Analisa SNI. Mandor = 0.0060. Pekerja = 0.0301. Operator = 0.0030
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain