Skr - TS
POTENSI TRANS PELAJAR SEBAGAI ALTERNATIF TRANSPORTASI ANAK SEKOLAH UNTUK MENGURANGI KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA YOGYAKARTA
INTISARI
Kemacetan dan tundaan merupakan konsekuensi logis dari bertambahnya para pengguna akses jalan raya. Salah satu penyebab dari kemacetan ini adalah para pelajar yang merupakan salah satu angka terbesar pengguna akses jalan raya yang lebih memilih angkutan pribadi, sebagai sarana transportasi mereka. Hal ini juga merupakan masalah umum yang terjadi dikota-kota besar lainnya, oleh karena itu sudah seharusnya dilakukan pembenahan manajemen dan perencanaan transportasi yang lebih baik dan efektif. Banyak masalah pelayanan umum di perkotaan, contohnya bus kota di Kota Yogyakarta itu sendiri juga dirasakan tidak memenuhi standar kenyamanan dan keamanan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti ketidaktertiban para sopir saat mengendarai angkutannya, ketidaknyamanan kondisi bus tersebut, serta ketidakpastian jadwal angkutan yang merupakan hal terpenting bagi para pengguna, terutama bagi para pelajar. Maka dari itu penelitian ini bertujuan mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi para pelajar dalam memilih moda angkutan ke sekolah serta mengetahui respon para pelajar terhadap Trans Pelajar sebagai alternatif angkutan moda ke sekolah.
Penelitian merupakan suatu penyelidikan yang teroganisasi dan dilaksanakan untuk memberikan informasi dalam mengatasi berbagai masalah dengan menggunakan metode tertentu. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data yang berpedoman pada teknik Revealed Preference dan Stated dan.Teknik State Preference mendasarkan pada konsep klasik, yaitu manfaat yang diperoleh dengan menggunakan suatu produk. Dengan kata lain, seseorang hanya akan memilih suatu produk atau jasa yang memberikan keuntungan maksimal bagi dirinya. Kemudian cara analisis yang digunakan menggunakan Model Lodit Binner dengan Regresi Linier Berganda.
Dari hasil analisis uji parsial secara individual maka diperoleh hasil sebagai berikut tingkat keselamatan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,169 > 0,05; tingkat keamanan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,352 > 0,05; tingkat kenyamanan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,438 > 0,05; waktu perjalanan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,017 < 0,05; Frekuensi atau ketersediaan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,041 < 0,05; biaya perjalanan mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,043 < 0,05 maka faktor-faktor yang mempunyai pengaruh terhadap pemilihan moda angkutan yaitu waktu perjalanan, frekuensi atau ketersediaan, dan biaya perjalanan. Hal ini dilihat dengan nilai probabilitas yang kurang dari 0,05. Dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas dan tingkat kecelakaan khususnya para pelajar, maka Trans Pelajar merupakan solusi yang tepat, dan juga respon pelajar terhadap bus Trans Pelajar cukup layak sebagai alternatif transportasi anak sekolah untuk mengurangi kemacetan pada jam – jam sibuk.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain