PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

PENGARUH PENGGUNAAN ASPAL BUTON TYPE RETONA BLEND 55 SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA CAMPURAN ATB DITINJAU DARI SIFAT MARSHALL

DARMAWAN, Helmi - Nama Orang;

INTISARI
Aspal Buton Type Retona Blend 55 merupakan aspal alam Buton dengan aspal minyak yang diolah menjadi satu menggunakan alat berupa Bitumen minimal 90 % dan mineral maksimal 10 %. Berdasarkan komposisi yang terkandung dalam Aspal Buton type Retona Blend 55 tersebut Aspal Buton type Retona Blend 55 diharapkan bisa digunakan sebagai bahan pengikat dalam lapis perkerasan jalan. Dalam penelitian ini, penyusun mencoba memanfaatkan Aspal Buton type Retona Blend 55 sebagai bahan pengikat pada campuran ATB (Asphalt Treated Base).
Penelitian ini dilakukan dengan cara menguji kualitas bahan yang akan diteliti dan pengujian marshall yaitu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan Aspal Buton type Retona Blend 55 sebagai bahan pengikat pada campuran ATB (Asphalt Treated Base). Benda uji dibuat sebanyak 21 benda uji untuk campuran normal dengan variasi kadar aspal : 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6% dan 21 benda uji dengan bahan pengikat Aspal Buton type Retona Blend 55 dengan variasi kadar Aspal Buton type Retona Blend 55 : 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6% kemudian diuji sifat marshallnya.
Berdasarkan hasil penelitian didapat kadar aspal optimum untuk campuran ATB normal : 5.318% dan aspal optimum terhadap campuran : 5.049%, sedangkan campuran ATB dengan bahan pengikat aspal Retona Blend 55 : 5.753% dan aspal optimum terhadap campuran : 5.440%. Berdasarkan kadar aspal optimum untuk campuran ATB normal didapat sifat marshall : density 2.372 gr/cc, VFWA 73.5 %, VITM 3.729 %, VMA 15.72%, stabilitas 1116.32 kg, flow 5.44 mm, MQ 219.767 kg/mm dan campuran ATB dengan bahan pengikat Aspal Buton type Retona Blend 55 didapat sifat marshall : density 2.367 gr/cc, VFWA 76.875 %, VITM 2.973 %, VMA 15.847 %, stabilitas 1276.32 kg, flow 6.167 mm, MQ 191.667 kg/mm. Dari sifat Marshall kedua campuran bila dibandingkan, menurut brosur dengan Aspal Buton type Retona Blend 55 dapat meningkatkan stabilitas hingga 30%, tetapi hasil penelitian kenaikan stabilitas 3,299% hal ini menunjukkan bahwa kenaikan stabilitas aspal Retona Blend 55 tidak memenuhi syarat sesuai yang diinformasikan dari brosur.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Yogyakarta : ., 2010
Deskripsi Fisik
104h.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PENGARUH PENGGUNAAN ASPAL BUTON TYPE RETONA BLEND 55 SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA CAMPURAN ATB DITINJAU DARI SIFAT MARSHALL
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik