PERBANDINGAN DAYA DUKUNG TANAH MENGGUNAKAN UJI PENETRASI KERUCUT (CPT) DENGAN PERSAMAAN TERZAGHI
INTISARI
Keberhasilan suatu konstruksi tidak lepas dari keberhasilan seseorang dalam menganalisis daya dukung tanah. Persamaan Terzaghi merupakan persamaan daya dukung yang dapat dipertanggungjawabkan secara teoritis. Untuk menganalisis daya dukung tanah, Terzaghi menggunakan nilai c dan ø yang diperoleh dari uji laboratorium. Persamaan Awakti dan Meyerhof merupakan persamaan empiris yang berdasarkan korelasi data di lapangan. Kedua persamaan ini digunakan hanya untuk perkiraan awal dan pada saat ketiadaan data laboratorium sehingga waktu yang digunakan cukup cepat.
Pada tugas akhir ini dilakukan perhitungan daya dukung tanah menggunakan hitungan ketiga persamaan di atas. Data yang digunakan untuk analisis ini adalah data-data penyelidikan tanah yang diperoleh dari Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Janabadra Yogyakarta. Analisis ini dilakukan pada fondasi bujursangkar dengan lebar fondasi (b) 1 meter, 1,5 meter, dan 2 meter untuk kedalaman 1 meter.
Dari hasil perhitungan daya dukung tanah, nilai yang didapat dari persamaan Awakti adalah yang terbesar apabila dibandingkan dengan persamaan Terzaghi maupun persamaan Meyerhof. Persamaan daya dukung Awakti dapat diterapkan di lapangan tetapi harus menggunakan angka SF yang sangat besar, sehingga kurang efektif bila dilaksanakan di lapangan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain