PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skr - FH

PELAKSANAAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL PADA MASA DARURAT MILITER TAHUN 2003 DI ACEH

ILHAM - Nama Orang;

ABSTRAK
Hukum humaniter mencakup Hak Asasi Manusia (HAM) dan hukum perang itu sendiri. Dengan dibuatnya hukum humaniter internasional, tidak berarti dapat menghentikan konflik yang ada, baik skala internasional maupun noninternasional. Perang atau konflik terjadi disebabkan banyak hal, diantaranya karena kepentingan politik masing-masing pihak yang bertikai. Seperti halnya kasus konflik TNI-GAM di Aceh yang banyak mengorbankan penduduk sipil khususnya wanita dan anak-anak. Berdasarkan hukum humaniter internasional, konflik bersenjata yang terjadi di Aceh termasuk konflik bersenjata noninternasional, karena melibatkan angkatan bersenjata pemerintahan yang sah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan terhadap penduduk sipil yang dapat diberikan oleh hukum humaniter internasional pada waktu konflik di Aceh dan akibat yang timbul dari pelanggaran hukum humaniter pada waktu konflik di Aceh.
Penelitian dilakukan dengan cara studi pustaka. Data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan dianalisa dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif, yaitu data yang diperoleh di lapangan maupun di perpustakaan disusun secara sistematis setelah diseleksi berdasarkan permasalahan dan dilihat kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku, selanjutnya disimpulkan sehingga diperoleh jawaban atas permasalahan.
Kesimpulan hasil penelitian adalah, perlindungan terhadap penduduk sipil yang dapat diberikan oleh hukum humaniter internasional pada waktu konflik di Aceh yang diberikan oleh Konvensi Den Haag maupun oleh Peraturan Den Haag, pada dasarnya ketentuan-ketentuan tersebut tidak dapat diterapkan dalam konflik Aceh. Akibat dari pelanggaran hukum humaniter pada waktu konflik di Aceh menyebabkan para korban yang masih hidup kini mengalami trauma yang sangat berat karena cara penyiksaan yang dilakukan militer terhadap penduduk sipil di Aceh di luar batas kemanusiaan.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Yogyakarta : UJB - Fak. Hukum., 2010
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PELAKSANAAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL PADA MASA DARURAT MILITER TAHUN 2003 DI ACEH
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik