Skr - TS
ANALISIS KEBISINGAN AKIBAT VOLUME LALU LINTAS ( Studi kasus SMP N 5 Yogyakarta, Jalan Wardani )
ABSTRAK
Padatnya volume lalu lintas di jalan Wardani akan menyebabkan kebisingan pada masyarakat di sekitarnya termasuk siswa SMP N 5. Untuk itu diperlukan usahausaha
pengendalian terhadap kebisingan ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kebisingan yang terjadi pada gedung SMP N 5 Yogyakarta, mengetahui apakah kebisingan yang terjadi pada gedung SMP N 5 Yogyakarta sudah melebihi standar tingkat kebisingan, dan mengusulkan bagaimana pemecahan masalah bagi kebisingan yang terjadi pada gedung SMP N 5 Yogyakarta.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode survey, lokasi penelitian ini pada SMP N 5 Yogyakarta Kotamadya Yogyakarta Propinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta. Tingkat kebisingan diukur dari jam 07.00-14.00 WIB. Alat ukur yang digunakan Sound Level Meter. Periode-periode perhitungan akan bervariasi dari
perhitungan jangka pendek di tempat-tempat tidak tetap sampai perhitungan menerus pada stasiun-stasiun permanen.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat kebisingan (LAeq) yang terjadi di SMP N 5 Yogyakarta maksimal sebesar 63,898 dB yaitu pada hari Sabtu dan
tingkat kebisingan minimal sebesar 46,814 dB yaitu pada hari Rabu. Secara umum nilai intensitas kebisingan yang diperoleh, baik dengan alat ukur maupun
persamaan empirik, telah melebihi baku tingkat yang diijinkan, yaitu sebesar sebesar 55 dB(A) untuk lingkungan sekolah dan sejenisnya, sehingga perlu
penanganan. Saat ini di SMP N 5 Yogyakarta, penanganan kebisingan terbatas pada pemberian jarak antara ruang kelas dan jalan raya dengan cara pembuatan
lapangan olahraga. Upaya lainnya adalah menanam tumbuh-tumbuhan di sekitar pagar SMPN 5 Yogyakarta yang dekat dengan jalan serta di depan ruang kelas.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain