ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DI KABUPATEN KLATEN
ABSTRAK
Kecelakaan lalu lintas sekarang ini menjadi masalah yang besar. Permasalahan
lalu lintas ditimbulkan karena peningkatan jumlah kendaraan tidak diikuti
dengan penambahan ruas jalan raya yang memadai. Akibatnya, jalan raya
menjadi padat dan tingkat kenyamanan menjadi menurun serta menyebabkan
semakin tingginya risiko kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitiian ini untuk
mengetahui karakteristik dan menganalisa kejadian kecelakaan lalu lintas yang
terjadi di Kabupaten Klaten. Hasil penelitian ini akan dapat diketahui Daerah
Rawan Kecelakaan (DRK) serta saran-saran untuk kebijakan lalu lintas dan
pembuatan SIM baru di Polres Klaten.
Teknik pengumpulan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari
pemerintah daerah dan instansi terkait. Data yang diperlukan adalah data
kecelakaan lalu lintas. Metode yang dipakai untuk menganalisa Daerah Rawan
Kecelakaan (DRK) dengan metode EAN (Equivalent Accident Number), untuk
memberikan faktor yang tidak terlalu berat terhadap kecelakaan fatal yang
diperoleh apabila menggunakan angka-angka biaya kecelakaan. Perangkingan
yang digunakan dalam EAN adalah 12 untuk kecelakaan fatal, 3 untuk
kecelakaan luka-luka dan 1 untuk kecelakaan yang menimbulkan kerusakan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa jam rawan kecelakaan adalah 06.00-
12.00 WIB dan 18.01-24.00 WIB. Kelompok usia yang paling besar mengalami
kejadian kecelakaan adalah 16-25 tahun, 26-35 tahun, 36-45 tahun dan >55 tahun.
Kecelakaan banyak dialami oleh orang yang berpendidikan SD dan SLTA. Jenis
pekerjaan yang paling berpotensi mengalami kecelakaan adalah pekerjaan swasta
dan pekerjaan lainnya. Hasil dari R square menunjukkan usia 26-35 tahun pada
jumlah kejadian kecelakaan pengaruhnya adalah 99,5%. Jumlah pembuatan SIM
baru yang meningkat juga diikuti dengan meningkatnya jumlah kecelakaan lalu
lintas, dimana biaya kecelakaan lalu lintas yang besar dibandingkan penerimaan
dari retribusi pembuatan SIM.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain