PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

TINJAUAN TERHADAP DIMENSI BENDUNG SIRAMAN

KRISTIAWAN, Heri / Alumni FT - Nama Orang;

INTISARI
Bendung Siraman merupakan bendung tetap yang berlokasi di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dibangun melintang pada Sungai Winongo. Elevasi mercu bendung pada +75.00 dengan lebar bendung 23.5 meter, mempunyai satu pintu pembilas dan satu pintu pengambilan. Bendung Siraman dibangun untuk meningkatkanktersediaan sember daya air pada daerah Irigasi Siraman seluas 120 Ha. Berdasarkan tipe strukturnya Bendung Siraman merupakan bendung tetap, sedangkan berdasarkan fungsinya adalah bendung penyadap, yaitu bendung yang digunakan sebagai penyadap aliran sungai untuk berbagai kebutuhan. Bendung yang dibangun pada masa penjajahan tersebut mengalami perbaikan pada tahun 1994. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas Bendung Siraman terhadap gaya geser, gaya guling, gaya angkat, dan rembesan.
Data yang digunakan berupa peta DAS, data curah hujan, gambar Irigasi Siraman yang diperoleh dari Dinas Pengairan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Stasiun pengamat hujan yang diambil sebanyak empat stasiun hujan yaitu Kemput, Prumpung, Beran, dan Nyemengan. Konstanta bobot dari masingmasing stasiun dicari dengan Metode Poligon Thiessen dengan mengambil data curah hujan pada hari, tanggal, bulan, dan tahun yang sama. Selanjutnya hasil hitungan ditampilkan dalam bentuk tabulasi. Dari hasil hitungan curah hujan rencana dipilih hujan rencana dengan metode Hasper untuk menghitung debit banjir rencana. Debit banjir rencana yang digunakan sebagai dasar untuk menganalisis Bendung Siraman adalah Q50th menurut Hasper yaitu sebesar 247,783 m³/detik.
Berdasarkan perhitungan pada Bendung Siraman Panjang jalur rembesan dihitung dengan Metode Bligh dan Lane menunjukkan bendung tidak aman terhadap bahaya rembesan. Lebar saluran induk pada Bendung Siraman mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan debit daerah irigasi tersebut. Lebar pintu pengambilan pada bendung mencukupi untuk keperluan pengambilan debit. Lebar ambang pengambilan pada bendung mencukupi untuk pengambilan debit. Bendung aman terhadap gaya guling pada saat air normal dan air banjir. Bendung aman terhadap gaya geser saat banjir dan air normal dengan gaya gempa maupun tanpa gaya gempa.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Yogyakarta : ., 2009
Deskripsi Fisik
54h.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • TINJAUAN TERHADAP DIMENSI BENDUNG SIRAMAN
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik