ANALISIS PERBANDINGAN LAS TIG DAN LAS MIG PADA PENGELASAN BAJA KARBON RENDAH
Pengelasan adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan sambungan yang kontinyu. Dan perbedaan cara pengumpanan elektroda pada proses pengelasan dapat mempengaruhi dari sifat logam. Oleh karena itu dibutuhkan pengelasan untuk mengetahui jenis pengumpanan antara elektroda tak terumpan (TIG) dan elektroda terumpan (MIG), untuk material yang digunakan adalah baja karbon rendah.
Proses pengelasan pada penelitian ini menggunakan mesin las TIG type HANDY-TIG 210 DC dan mesin las MIG dengan type lotch M 2090 dengan arus 150 Ampere, media dalam pendinginan ini menggunakan udara bebas. Dalam proses pengujian kekerasan menggunakan Rockwell skala (A) dengan pembebanan 60kg. pengujian tarik menggunakan Universal Testing Machine dengan pembebanan 10 ton dan pengujian struktur mikro menggunakan mikroskop optic dengan pembesaran 200x
Dari hasil pengujian diperoleh besarnya nilai rata-rata kekuatan tarik pengelasan MIG adalah 30,07 kg/mm2 sedangkan pengelasan TIG adalah 24,19 kg/mm2 atau lebih tinggi 24,30 %. Pada pengujian kekerasan dengan Rockwell skala (A) nilai rata-rata tertinggi adalah daerah las benda uji dengan pengelasan MIG nilai kekerasannya adalah 50 HRA, dan nilai kekerasan pada pengelasan TIG 42,4 HRA. Sedangkan pada pengujian metalografi terdapat unsur ferit dan perlit pada masing-masing pengelasan TIG dan MIG, perbedaannya hanya pada ukuran butirnya pada las TIG lebih besar-besar dan las MIG lebih kecil.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain