PERANCANGANWINCH PADA KENDARAAN OFF ROAD UNTUK BEBAN TARIK 2 TON
ABSTRAKSI
Pada penggunaan kendaraan berat atau kendaraan yang jalannya di medan berat sering kali kendaraan mengalami kendala/tidak dapat melewati medan yang dilaluinya dengan mulus. Karena itu sangat debutuhkan peralatan tambahan seperti : Winch, dongkrak, derek, dan lain sebagainya sebagai alat bantu. Diantara alat yang disebutkan tadi winch adalah alat yang paling sering digunakan oleh kendaraan berat sebagai alat bantu jika kendaraan tersebut mengalami kendala dalam melewati medan tanjakan, berlumpur, atau kendaraan tiba-tiba macet, pecah ban, dan lain sebaagainya. Winch adalah alat yang terapasang pada bemper depan dan dapat bekerja dengan daya sendiri (mesin penggerak sendiri).
Winch sudah banyak beredar di pasaran namun harganya cukup mahal dan susah dijangkau oleh penggunanya. Karena itu perlu dilakukan perancangan ulang winch yang kapasitas dan kwalitasnya cukup baik guna menekan biaya produksi. Apa bila biaya produksi bisa ditekan maka harga produk pun bisa berkurang dari sebelumnya. Yang perlu diperhatikan dalam perancangan winch ini adalah kait, tali, drum, motor hoisting, transmisi roda gigi, serta rangka, agar winch tersebut
dapat menarik beban 2 ton yang diprediksikan kendaraan tersebut dalam posisi < 60º dengan metode perhitunga gaya.
Dalam perancangan winch ini kait yang digunakan adalah jenis kait picak single hook, mengunakan bahan baja SC 42 dengan kekuatan tarik 42 kg/mm2, berat kait beserta pemegangnya diasumsikan seberat 2 kg dengan beban tarik total 2002 kg. Tali yang digunakan adalah jenis special warrington 6x19+1 fibre core dengan kapasitas tarik total 2002 kg. Dalam pemilihan drum, diameter drum yang dipilih adalah 170 mm dengan alur standar dan jumlah lilitan pada drum 21 lilitan. Motor penggerak yang digunakan adalah jenis 3 fase, degnan daya 7,5 HP atau 5,6 Kw yang kecepatan putarannya 570 rpm.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain