PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

PENGARUH PENAMBAHAN KADAR ABU SEKAM PADI TERHADAP KUALITAS BATU BATA PADA TANAH PLERET

WIBOWO / Alumni FT - Nama Orang;

INTISARI
Kabupaten Bantul merupakan kota industri batu bata, baik itu perorangan maupun kelompok sehingga bisa dikatakan Kabupaten Bantul merupakan daerah industri, salah satunya berada didesa Pleret. Masalah yang terjadi didesa Pleret Kabupaten Bantul adalah pembakaran batu bata menggunakan sekam padi, sisa pembakaran dari sekam padi berupa abu. Abu sekam padi ini hanya dibuang atau tidak dimanfaatkan serta batu bata yang dihasilkan mempunyai kualitas batu bata yang cukup baik, tetapi ukuran batu batanya lebih kecil dari ukuran standar. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mencari kualitas batu bata yang lebih baik lagi dengan penambahan kadar abu sekam padi.
Lokasi penelitian adalah didesa Pleret dengan mengambil sejumlah contoh tanah dan abu sekam padi untuk dibuat menjadi batu bata dengan bentuk batu bata
prisma segi empat panjang. Batasan penambahan kadar abu sekam padi telah ditentukan yaitu sebesar 0 %, 5 %, 10 %, 15 %, dan 20 % dari volume tanah. Analisis
contoh tanah dan batu bata dilakukan di laboratorium Mekanika Tanah, Bahan Bangunan dan Teknologi Beton dengan pengujian resapan air batu bata, kuat tekan
dan retak serta patah batu bata.
Pada penelitian ini dengan penambahan kadar ASP 0 %, 5 %, 10 %, 15 %, dan 20 %, diperoleh resapan air batu bata yaitu sebesar 13,6421 %, 14,3063 %, 15,7188 %, 17,1410 %, dan 18,1084 %. Kuat tekan batu bata yaitu sebesar 24,990 kg/cm², 25,037 kg/cm², 25,177 kg/cm², 25,807kg/cm², dan 26,941 kg/cm², serta terjadi peningkatan rata-rata jumlah utuh untuk penambahan kadar ASP 0 % - 20 % sebesar 3,15 %, penurunan rata-rata jumlah retak untuk penambahan kadar ASP sebesar 17,77 %, bahkan untuk penambahan kadar ASP 0 % - 20 % tidak terjadi patah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa resapan air memenuhi syarat < 20 %, kuat tekan dengan kadar ASP 20 % belum mencapai kuat tekan optimium dan merupakan batu bata kelas 25 dengan mutu ukuran M-6 karena sesuai SNI 03-6861.1-
2002 dan PUBI-1982.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Yogyakarta : UJB - Fak. Teknik / Teknik Sipil., 2009
Deskripsi Fisik
63h.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PENGARUH PENAMBAHAN KADAR ABU SEKAM PADI TERHADAP KUALITAS BATU BATA PADA TANAH PLERET
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik