PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skr - TS

PENGARUH KADAR AIR AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN PERBANDINGAN CAMPURAN BERDASARKAN SNI-DT-91-0008-2007

SATRIYAJATI, Aji N. - Nama Orang;

INTISARI

Kekuatan beton sangat dipengaruhi oleh material penyusunnya. Sifat material penyusun yang cukup berperan ialah kadar air agregat. Hal ini akan mempengaruhi nilai
faktor air semen yang mengakibatkan perubahan mutu beton. Dalam SNI DT-91-0008- 2007 tentang Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan dan perumahan sudah ditetapkan indeks harga satuan pekerjaan beton dalam berbagai mutu beton dengan perbandingan campuran tertentu, tetapi tidak disebutkan berapa besar pengaruhnya jika campuran tersebut menggunakan agregat yang memiliki kadar air yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat memberikan informasi tentang bagaimana pengaruh kuat tekan beton dari penggunaan agregat kondisi basah, SSD dan kering dengan perbandingan campuran berdasarkan SNI DT-91-0008- 2007 tersebut.
Dalam penelitian ini dilakukan pemeriksaan semua bahan yang akan digunakan, kemudian dipakai perbandingan campuran beton yang ditetapkan sesuai SNI DT-91-0008- 2007 dengan slump 12±2 dan variasi mutu beton yang direncanakan f’c 7,4 MPa (K-100) ; f’c 9,8 MPa (K-125); f’c 14,5 MPa (K-175); f’c 19,3 MPa (K-225) ; f’c 24 MPa (K-275) masing-masing menggunakan agregat kondisi basah, jenuh kering muka dan kering udara. Pada pelaksanaan pembuatan beton dibuat benda uji berupa silinder beton dan dilakukan perawatan dengan cara perendaman benda uji ke dalam bak berisi air yang kemudian diuji kuat tekan setelah umur 28 hari.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa beton yang dibuat dengan campuran agregat dengan kondisi kering udara selama masih bisa dipadatkan dengan baik
memiliki kuat tekan 7,64% - 34,18% lebih tinggi dibanding beton yang dibuat dengan agregat kondisi SSD, sedangkan beton yang dibuat dengan agregat kondisi basah memiliki kuat tekan 2,63% - 36,82% lebih rendah dibanding beton yang dibuat dengan kondisi SSD. Slump yang dihasilkan dari beton dengan agregat kering udara berkisar 5,3-12,9 cm, sedangkan dengan agregat SSD antara 11,0-15,8 cm dan agregat basah antara 15,1–17,2 cm.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
630.136 Pra p
Penerbit
Yogyakarta : UJB - Fak. Teknik / Teknik Sipil., 2012
Deskripsi Fisik
61h.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
620.136
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Material Pertukangan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PENGARUH KADAR AIR AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN PERBANDINGAN CAMPURAN BERDASARKAN SNI-DT-91-0008-2007
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik