Skr - EA
PERBANDINGAN KINERJA PDAM: BERDASARKAN SK.MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 47 TAHUN 1999, PEDOMAN BPP SPAM TAHUN 2005 DAN METODE BALANCE SCORECARD (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KAB.KULON PROGO)
ABSTRAK
Air merupakan element penting dalam kehidupan manusia bahkan semua mahluk hidup yang ada dibumi. Sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), PDAM berperan penting dalam pendistribusian air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu penulis ingin meneliti tentang kinerja PDAM apakah hasil yang diharapkan sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat khususnya masyarakat daerah Kabupaten Kulon Progo. Meskipun PDAM telah memiliki alat pengukuran kinerja yaitu Berdasarkan SK. Mendagri Nomor 47 Tahun 1999 dan sesuai dengan Pedoman BPP SPAM Tahun 2005. Penelitian ini membandingkan antara alat pengukuran yang digunakan oleh PDAM selama ini dengan metode Balance Scorecard yang mencakup empat aspek yaitu aspek keuangan, pelanggan, proses internal bisnis dan pertumbuhan dan pembelajaran, dengan menghitung rata-rata skor total yang ada masing-masing aspek, karena menurut penulis alat yang digunakan oleh PDAM Kabupaten Kulon Progo selama ini masih kurang karena masih ada beberapa aspek yang tidak ada pada alat pengukuran kinerja PDAM selama ini. Pada penelitian ini penulis menggunakan data untuk pengukuran kinerja antara tahun 2009 sampai 2011 untuk menganalisis perspektif keuangan dan untuk perspektif yang lain penulis menggunakan data yang bersumber dari perusahaan atau daru kuesioner yang diberikan kepada karyawan dan pelanggan PDAM Tirta Binangun Kabupaten Kulon Progo. Dari hasil pengukuran yang dilakukan dari ketiga alat pengukuran kinerja, seluruhnya memperoleh hasil yang baik, akan tetapi pada alat pengukuran kinerja dengan metode Balance Scorecard terdapat beberapa aspek yang tidak dimiliki oleh dua alat kinerja yang digunakan oleh PDAM Kabupaten Kulon Progo selama ini yaitu aspek pelanggan, kepuasan karyawan serta inovasi dan pembelajaran yang merupakan aspek penting karena pengukuran dengan metode Balance Scorecard akan lebih akurat. Hasil pengukuran yang akurat akan membantu manajemen dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengendalian serta dalam mewujudkan visi misi perusahaan.
Kata Kunci : Balanced Scorecard, Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Bisnis Internal, Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain