Skr - TS
MANAGEMENT RESIKO KONTRAKTOR DALAM USAHA JASA KONSTRUKSI (STUDI KASUS DI DAERAH JAWA TENGAH)
INTISARI
Indonesia dengan luas wilayah ± 1.919.443 km2 dengan jumlah penduduk 241 Juta Jiwa dan merupakan pasar yang potensial untuk melakukan investasi. Jumlah penduduk yang demikian besar ini tersebar dalam wilayah yang sangat luas pula dengan kekayaan alam yang sangat melimpah sedemikian mampu menciptakan peluang bagi dunia bisnis untuk melakukan investasi dalam segala bidang dan jumlahnyapun semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2012 dengan cara pengambilan data primer dan data sekunder. Data primer di peroleh dengan penyebaran kuesioner dengan responden di Daerah Jawa Tengah sebanyak 35 responden dari kalangan jasa konstruksi, sedangkan data sekunder diperoleh dari penelitian – penelitian terdahulu atau penelitian yang sudah ada. Setelah data primer di peroleh dan diolah menggunakan program SPSS 11.5 dengan analisis Chi-Suqare didapat nilai mean dan nilai chi square. Dari hasil ola data dengan menggunakan program SPSS 11,5 data didapatkan faktor faktor dan urutan rangking tiap faktor yang mempengaruhi usaha jasa konsruksi. penyebab faktor utama berdasarkan rangking yang mempengaruhi usaha jasa konstruksi adalah, Faktor resiko kontrak kerja dengan nilai uji chi square 7,600 dan nilai mean 3,34 artinya bahwa resiko kontrak sangat penting dalam hal mempertanggung jawabkan suatu pekerjaan proyek hingga proyek tersebut mencapai 100% dan dikembalikan ke owneer. resiko manajemen dengan nilai uji chi square 7,257 dan nilai mean 3,20 artinya bahwa resiko manajemen sangat penting dikarenakan berkembang atau berhasilnya suatu perusahaan di tentukan oleh suatu manajemen yang baik. Namun didalam usaha jasa konstruksi manajemen berpengaruh terhadap suatu pekerjaan proyek mulai dari perencana, pengawasan hingga pada pelaksanaan proyek di maksud. Faktor resiko ekonomi dengan nilai uji chi squre 15,875 dan nilai mean 3,17 artinya bahwa faktor resiko ekonomi sangat berpengaruh terhadap berkembang suatu binis usaha jasa konstruksi yang kaitangnya dengan proses pencairan dana dari suatu bank terhadap suatu pekerjaan proyek, sehingga proyek tersebut tidak mengalami penundaan dalam melaksanakan tetapi sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh owner.
Kata kungci : resiko manajemen, tindakan dalam menghadapi resiko.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain