<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21944">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN PEMBANGUNAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERIODE TAHUN 2001 – 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SUPRIYANTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>UJB - Fak. Ekonomi / Studi Pembangunan</publisher>
  <dateIssued>2013</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skr - EP</form>
  <extent>xii+ 66hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Prinsip anggaran pemerintah di Indonesia sebelum 2001 adalah anggaran berimbang dinamis, di mana jumlah penerimaan negara selalu sama dengan pengeluaran negara. Jumlahnya diupayakan meningkat dari tahun ke tahun. Sejak tahun 2001 hingga sekarang, prinsip anggaran yang digunakan adalah anggaran surplus dan defisit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor penerimaan anggaran pemerintah daerah propinsi seperti Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Pengeluaran Pembangunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripsi menggunakan data kuantitatif dengan data pengamatan anggaran pemerintah daerah selama periode 2001 sampai 2010. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Biro Pusat Statistik Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan pemerintah daerah dengan mengambil data periode 2001 sampai 2010. Alat analisis yang digunakan adalah er regresi. &#13;
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan DAU dan DAK terhadap pengeluaran pembangunan di Propinsi DIY selama periode 2001-2010. Sedangkan variabel penerimaan lainnya menunjukkan adanya pengaruh signifikan PAD terhadap pengeluaran pembangunan di Propinsi DIY selama periode 2001-2010. &#13;
&#13;
Kata kunci : DAU, DAK, PAD, Pengeluaran Pemerintah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Manajemen Pengeluaran</topic>
 </subject>
 <classification>658.155</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA JL. Tentara Rakyat Mataram No. 55 - 57 Yogyakarta</physicalLocation>
  <shelfLocator>658.155 Sup f</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="714" url="" path="/Supriyanto.swf" mimetype="application/x-shockwave-flash">FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN PEMBANGUNAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERIODE TAHUN 2001 – 2010</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>21944</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-07-10 10:21:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-07-10 10:50:59</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>