Buku
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKANNYA OTONOMI DAERAH PADA KABUPATEN DAN KOTA DI LUAR PULAU JAWA
ABSTRAK
Pelaksanaan Kewenangan Daerah sudah dimulai sejak masa Orde Baru namun masih bersifat sentralistik. Penetapan Otonomi Daerah pada 01 Januari 2001 diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan kesejahteraan rakyat Indonesia karena selama orde baru pembangunan tidak merata. Pulau Jawa mengalami kesenjangan pembangunan dibandingkan dengan di Pulau Jawa. Untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan dan kemandirian keuangan daerah sebelum dan sesudah otonomi daerah dilakukan pengukuran dengan membandingkan PAD, Total Penerimaan, Total Belanja, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah sebelum dan sesudah otonomi daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten dan Kota di luar Pulau Jawa. Sampel terdiri dari 63 Kabupaten/Kota, periode yang digunakan 6 tahun sebelum otonomi daerah ( 1995-2000) dan 6 tahun sesudah (2003-2008). Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja keuangan sebelum dan sesudah otonomi daerah serta terdapat perbedaan yang signifikan antara kemandirian keuangan daerah sebelum dan sesudah otonomi daerah.
Kata kunci : Otonomi Daerah, PAD, Total Penerimaan, Total Belanja, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain