Skr - TS
PENGARUH LAMA PERENDAMAN PADA LASTON TERHADAP NILAI MARSHALL QUOTIENT STUDI KASUS PENGGUNAAN GAMPING SEBAGAI FILLER
Perkembangan teknologi dalam bidang transportasi mengakibatkan meningkatnya
jumlah kendaraan, baik transportasi darat, laut, maupun udara. Terutama moda
transportasi darat, yang harus membutuhkan ruang sebagai jalan untuk akses
berlalu lintas. Kerusakan jalan kadang terjadi lebih dini daripada masa pelayanan
jalan yang direncanakan. Terjadinya kerusakan ini disebabkan oleh beberapa
faktor, antara lain faktor manusia dan faktor alam. Faktor manusia antara lain
penggunaan jalan yang melebihi kekuatan daya dukung jalan. Faktor alam
diantaranya adalah air, baik dari air hujan maupun drainase jalan. Berdasarkan
latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian tentang Pengaruh Lama
Perendaman Pada Laston Terhadap Nilai Marshall Quotient Studi Kasus
Penggunaan Gamping Sebagai Filler. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui seberapa besar pengaruh lama perendaman terhadap nilai Marshall
Quotient penggunaan gamping sebagai filler dalam berbagai kondisi lamanya
waktu perendaman.
Proses penelitian dilakukan di Laboraturium Jalan Raya, Jurusan Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Janabadra Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan
bahan ikat aspal Pertamina penetrasi 60/70. Uji pendahuluan dilakukan pada
agregat yang berasal dari Clereng, Kabupaten Kulon Progo dan aspal pertamina.
Benda uji dibuat dengan variasi filler 50% abu batu 50% gamping dan filler 100%
gamping. Sedangkan kadar aspal dibuat variasi 5,5%, 6,0%, 6,5%, 7,0%, 7,5%
lalu diuji dengan alat tekan Marshall. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kadar
aspal optimal untuk campuran benda uji filler 50% abu batu 50% gamping adalah
7,4% dan untuk campuran benda uji filler 100% gamping adalah 7,15%. Setelah
diperoleh kadar aspal optimal dari masing-masing campuran, kemudian dibuat
benda uji campuran dengan kadar aspal tersebut untuk pengujian dengan variasi
lama perendaman selama 60, 90, dan 120 menit.
Berdasarkan kadar aspal optimal tersebut, nilai Marshall Quotient perendaman
dengan jangka waktu yang sudah ditentukan yaitu laston dengan filler 50% Abu
Batu dan 50 % Gamping semakin lama direndam nilainya semakin menurun yaitu
sebesar 350,005, 314,396, dan 312,540 Kg/mm, sedangkan pada laston dengan
filler 100% Gamping semakin lama direndam nilainya tetap stabil yaitu sebesar
383,461, 376,149, dan 378,409 Kg/mm. Dari hasil tersebut maka dapat
disimpulkan bahwa lama perendaman mempengaruhi kekuatan laston dengan
filler 50% Abu Batu dan 50% Gamping dan tidak mempengaruhi kekuatan laston
dengan filler 100% Gamping.
Kata kunci: Perendaman, Filler, Gamping, AC-WC, Marshall Quotient
| 14/TS/Perp-UJB/IV/16 | 627.12 HAS e | R - Referens | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Tidak tersedia versi lain