Skr - TM
PENGARUH TYPE COP BUSI TERHADAP UNJUK KERJA DI MESIN SEPEDA MOTOR SUPRA 125DD
Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi otomotif, semakin banyak
pula alat transportasi yang ada.Hal tersebut yang menjadi pemicu bagi
industri otomotif memproduksi sepeda motor secara besar – besaran. Di
Indonesia alat-alat transportasi yang banyak digunakan umumnya adalah
kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. Pada kendaraan bermotor
terdapat sebuah komponen yang berukuran kecil dan mempunyai peran yang
sangat penting, Komponen tersebut adalah sebuah cop busi. Cop busi pada
kendaraan bermotor sekarang ini sangatlah banyak pilihannya, hal ini akan
mengakibatkan masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor menjadi
bimbang dalam menentukan pilihan karena banyaknya produk cop busi yang
beredar dipasaran. Namun dengan demikian, banyaknya pilihan tersebut
jangan sampai membuat masyarakat semakin sulit untuk menentukan pilihan.
Banyak konsumen belum mengetahui kalau mengganti merk cop busi akan
mempengaruhi unjuk kerja mesin. Anggapan ini akan dilakukan dengan
penelitian ini.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan mengganti
berbagai merk cop busi yang akan diuji sehingga dapat dilihat hasil yang
nyata. Untuk pengujian prestasi mesin menggunakan alat Dynotester, dimana
mesin diletakkan pada suatu bantalan yang kemudian poros output mesin
dihubungkan dengan sebuah poros dynotester. parameter yang diukur adalah
torsi, daya dan konsumsi bahan bakar.
Dari hasil penelitian dapatlah diketahui bahwa nilai torsi maksimum
terjadi pada cop busi Federal 5708 rpm yaitu 8,58 Nm, Kenaikan daya
maksimum terjadi pada penggunaan cop busi NGK pada putaran mesin 6788
rpm dengan nilai daya maksimum 8,3 HP. pada putaran mesin 4500 rpm, laju
konsumsi bahan bakar (mf) tertinggi pada cop busi MPM dengan laju bahan
bakar 0,332 kg/jam, pada putaran mesin 8000 rpm laju konsumsi tertinggi cop
busi federal dengan 0,744kg/jam. Pada konsumsi bahan bakar spesifik (SFC)
akan turun dengan bertambahnya putaran mesin 5000 – 6000 rpm, nilai
terendah konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) terjadi pada cop busi dengan
putaran mesin 6000 rpm yaitu 0,078 kg/kwatt-jam dan nilai SFC tertinggi
pada cop busi federal yaitu 0,141 kg/kwatt-jam diputaran mesin 8000 rpm.
Kata kunci : Cop busi, Bahan Bakar, Unjuk kerja mesin
| 2/TM/Perp-UJB/IV/16 | 621.8 ROS p | My Library | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Tidak tersedia versi lain