<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29561">
 <titleInfo>
  <title>Manajemen Operasional Agribisnis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dyanasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asnah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Deepublish</publisher>
  <dateIssued>2018</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku</form>
  <extent>x, 101 hlm; Ilus; 14×20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berisi  pendahuluan, bab dua membahas tentang sop (standard of operating procedure), bab tiga tentang  fungsi dan peran departemen dalam perusahaan agrobisnis, bab empat tentang the toyota way, dan bab lima tentang  sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.&#13;
&#13;
Manajemen Operasional adalah suatu studi yang mempelajari proses operasional dari usaha agribisnis yang mengacu kepada prinsip-prinsip manajemen yang benar dan cara mengelola usaha agribisnis yang tepat sehingga usaha agribisnis itu dapat berlangsung dengan baik dan lancar.  Produk agribisnis saat ini menjadi salah satu jenis produk andalan bagi Indonesia selain dari produk-produk industri andalan lainnya. Beberapa produk agribisnis yang menjadi primadona bagi Indonesia diantaranya : kelapa sawit (produsen terbesar dunia), coklat/cacao (ketiga dunia setelah Pantai Gading dan Kenya), karet (produsen pertama dunia), cassava /singkong : Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen cassava dunia yang dibeli paling banyak oleh Thailand dan China. Thailand mengekspor ke seluruh belahan dunia sehingga ia dikenal sebagai pengekspor cassava terbesar dunia, namun sebenarnya ia bukanlah produsen terbesar dunia, tetapi peran Thailand adalah mengumpulkan&#13;
&#13;
produksi semua cassava dunia untuk kemudian diekspor. Sedangkan China terus membeli cassava dari Indonesia untuk cadangan sumber energi di masa depan. China sudah mempersiapkan sumber energi di masa depan hingga suatu saat jika dunia telah kehilangan sumber energi, China masih dapat bertahan minimal 30 tahun ke depan dibanding semua negara-negara di dunia. Saat ini China terus membeli bukan untuk dikonsumsi, tetapi ditimbun untuk energi masa depan. Mengapa cassava yang dipilih? Sebab cassava dapat diproses menjadi sumber energi terbarukan yang paling efisien, sebagai contoh: ethanol dapat diproduksi dari tebu, Amerika memproduksinya dari jagung, tetapi hal yang paling penting adalah, cassava dapat diproses menjadi ethanol dengan biaya yang paling efisien dibanding dari semua produk agribisnis. Oleh karena itulah China berusaha mengimpor cassava sebanyak-banyaknya untuk memperhitungkan biaya yang paling efisien memproduksi etanol.</note>
 <note type="statement of responsibility">Dyanasari</note>
 <subject authority="">
  <topic>Manajemen agribisnis</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>manajemen</topic>
 </subject>
 <classification>338.1068</classification>
 <identifier type="isbn">9786024536985</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JANABADRA JL. Tentara Rakyat Mataram No. 55 - 57 Yogyakarta</physicalLocation>
  <shelfLocator>338.1068 Dya m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028949</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028948</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028947</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.3</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028946</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.4</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028945</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.5</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028944</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.6</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1000028943</numerationAndChronology>
    <sublocation>R - Sirkulasi (S.1.A)</sublocation>
    <shelfLocator>338.1068 Dya m C.7</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>46ribisn15.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>29561</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-14 12:04:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-14 12:10:22</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>